PELATIHAN PENGOLAHAN ANEKA SAMBAL KEMASAN: PkM KERJASAMA KAMPUNG EMAS BUMIJO KULON TAHUN 2026 OLEH TIM PENGABDI FT UNY

Kampung Emas Bumijo Kulon Yogyakarta merupakan kawasan pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, yang memiliki potensi sumber daya manusia usia produktif dengan waktu luang yang relatif fleksibel. Potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan ekonomi produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat skim kerjasama bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat Kampung Emas Bumijo Kulon melalui pelatihan pembuatan sambal kemasan dan analisis harga jual. Tujuannya sebagai strategi pemberdayaan ekonomi berbasis rumah tangga. Kegiatan telah dilaksanakan Pada tanggal 1 Agustus 2026, bertempat di Laboratorium Cooking 110 PTBB FT UNY. Pelatihan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan sambal kemasan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi.

Tim pengabdi terdiri dari Dr. Rizqie Auliana, M.Kes (ketua), Dr. Fitri Rahmawati, MP, Dr. Ilmawan Mustaqim, S.Pd.T., M.T, serta anggota luar UNY yang wajib ada yaitu Yuli Astuti, M.Kom dosen AMIKOM yang juga pemilik usaha sambal Bizain. Pelatihan praktek juga dibantu narasumber alumni Prodi Pendidikan Tata Boga Setyarauf, S.Pd selaku pemilik usaha sambal Nona Neni. Pelatihan difokuskan pada produksi empat varian sambal, yaitu sambal bawang, sambal matah, sambal teri, dan sambal ikan asap beserta pengemasan dan perhitungan biaya produksi serta harga jual. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 22% (rata-rata skor pre-test 82 menjadi post-test 100) dan tingkat kepuasan sangat tinggi, dengan mayoritas item angket (7 dari 10 item) memperoleh skor "sangat puas" dari seluruh 20 peserta. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan teknis, literasi kewirausahaan, dan kesiapan masyarakat mengembangkan usaha sambal kemasan secara mandiri, selaras dengan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).