Fakultas Teknik Kampus Karangmalang, Yogyakarta, 55281
You are here
Dukung Potensi Wisata Terapi Umbul Brintik, Tim PkM UNY Gelar Pelatihan Pembuatan Minuman Kesehatan bagi Pelaku UMKM
Primary tabs

KLATEN – Kawasan wisata Umbul Brintik di Kabupaten Klaten selama ini dikenal luas sebagai destinasi wisata terapi air yang menyegarkan dan menyehatkan. Guna mengoptimalkan potensi tersebut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar acara "Pelatihan Pembuatan Minuman Kesehatan bagi Pelaku UMKM" pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Balai Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum ini disambut antusias oleh puluhan warga, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM di kawasan wisata Umbul Brintik.
Program pengabdian ini diinisiasi oleh tim dosen dari UNY yang diketuai oleh Dr. Fitri Rahmawati, M.P., bersama Prof. Dr. Kokom Komariah, M.Pd, Luthfi Riyadh Rahman, M.Pd., dan Reza Restiana, M.Pd., serta dibantu oleh sejumlah mahasiswa. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan nilai tambah pada produk olahan UMKM setempat yang selama ini didominasi oleh minuman instan kemasan pabrikan.
"Umbul Brintik memiliki daya tarik wisata terapi yang luar biasa. Oleh karena itu, produk kuliner yang ditawarkan kepada wisatawan, khususnya minuman, seyogianya selaras dengan konsep kesehatan tersebut. Melalui pelatihan ini, kami mengajak masyarakat memanfaatkan kekayaan herbal lokal atau empon-empon menjadi produk bernilai jual tinggi," jelas perwakilan tim PkM UNY dalam sambutannya di Balai Desa.n
Kegiatan di Balai Desa Malangjiwan ini tidak hanya berisi paparan teori tentang manfaat empon-empon, tetapi juga praktik langsung. Para peserta diajak memproses bahan-bahan seperti jahe, kunyit, temulawak, serai, dan jeruk nipis dengan mengedepankan standar kebersihan dan keamanan pangan (higienitas).
Pelatihan ini menghasilkan inovasi produk minuman kesehatan di bawah brand purwarupa "Sehiit". Terdapat dua jenis produk yang dilatihkan, yaitu minuman siap minum (Ready-to-Drink) dalam kemasan botol bersegel seperti varian Bir Pletok, Golden Ginger, dan Sereh Nipis, serta minuman serbuk instan yang dikemas elegan menggunakan standing pouch aluminium foil, seperti Jahe Serbuk dan Kunyit Serbuk.
Inovasi pengemasan ini menggunakan teknologi tepat guna berupa mesin sealer portabel dan heat gun yang mudah diaplikasikan oleh skala usaha rumah tangga. Pengemasan yang rapat dan sterilisasi yang baik diharapkan dapat memperpanjang masa simpan produk dan menarik minat beli wisatawan yang mencari oleh-oleh sehat khas Umbul Brintik.
Kehadiran program PkM ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para peserta. Rata-rata peserta merasa inovasi teknologi dan resep yang diajarkan sangat aplikatif dan bermanfaat. Mengingat mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga dengan rutinitas harian yang padat, pelatihan dikemas secara efisien dan praktis dari proses hulu hingga hilir.
Ke depannya, tim PkM UNY berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku UMKM, mulai dari tahap pemasaran produk di lapak-lapak sekitar Umbul Brintik hingga fasilitasi pengurusan Perijinan Industri Rumah Tangga (P-IRT) agar produk minuman kesehatan ini memiliki legalitas peredaran penuh.
Dengan kolaborasi yang baik antara akademisi perguruan tinggi, pengelola wisata, dan masyarakat, diharapkan wisata terapi Umbul Brintik tidak hanya menyehatkan para pengunjungnya, tetapi juga membawa kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan bagi warga Desa Malangjiwan dan sekitarnya.
Foto:

Album
Contact us
Copyright © 2026,










